1. Opera Browser
Opera adalah penjelajah web dan paket perangkat lunak Internet antar-platform. Opera terdiri dari kumpulan perangkat lunak untuk Internet seperti penjelajah web, membaca dan mengirim surat elektronik, milis (mailing list) , membaca RSS Feed, dan chatting via IRC. Opera dibuat oleh Opera Software yang bermarkas di Oslo, Norwegia. Opera dapat dijalankan di berbagai sistem operasi, termasuk Microsoft Windows, Mac OS X, Solaris, FreeBSD dan Linux.
Saat ini Opera mempunyai 1,41% persentase pengguna di pasar browser. Alasan penggunannya memilih Opera adalah karena Opera dianggap ringan dan cepat dibanding Internet Explorer dan Mozilla Firefox. Opera terkenal saat ini, selain karena unik dan penuh fungsi daripada browser lain, juga berkat komunitas-komunitas yang tetap setia mempertahankan dan memakai Opera Browser untuk berselancar Internet. Selain dalam bentuk browser web, Opera juga hadir dalam bentuk mobile yang bisa dijalankan di telepon genggam atau PDA. Dan juga salah satu produk andalannya yaitu Opera Mini yang berplatform Java yang diperuntukkan untuk semua telepon genggam berplatform Java.
Kelebihannya:
- Memiliki E-mail client sendiri, jadi tidak perlu menggunakan E-mail Client lainnya seperti Thunderbird, Ms Outlook, dsb
- Ringan dan cepat
- Bisa mengkompress halaman saat koneksi sedang lemot. Jadi lebih cepat saat membuka suau halaman.
- Pemanggilan cache cepat.
- Juga memliki RSS sendiri.
Kekurangannya:
- Agak lambat pada saat membaca script di beberapa halaman situs.
- Beberapa unsur halaman berat ada yang tidak bisa tampil.
2. Mozilla Firefox
Melalui Firefox, Yayasan Mozilla betujuan untuk mengembangkan sebuah peramban web yang kecil, cepat, simpel, dan sangat bisa dikembangkan (terpisah dari Mozilla Suite yang lebih besar). Firefox telah menjadi fokus utama perkembangan Mozilla bersama dengan client e-mail Mozilla Thunderbird, dan telah menggantikan Mozilla Suite sebagai rilis peramban web resmi Yayasan Mozilla.
Di antara fitur populer Firefox adalah pemblokir pop-up yang sudah terpasang di dalamnya, dan sebuah mekanisme pengembangan (extension) untuk menambah fungsionalitas tambahan. Meskipun fitur-fitur ini sudah tersedia untuk beberapa lamanya di peramban-peramban web lainnya seperti Mozilla Suite dan Opera, Firefox merupakan peramban web pertama yang mendapatkan penerimaan dalam skala sebesar ini. Firefox ditargetkan untuk mendapat sekitar 10% pangsa pasarInternet Explorer keluaran Microsoft (peramban web terpopuler dengan margin yang besar (per 2004) hingga tahun 2005, yang telah disebut oleh banyak orang sebagai tahun kembalinya perang peramban web.


















